Home > Hot News > 4 Juli, Bumi Terjauh dari Matahari

4 Juli, Bumi Terjauh dari Matahari

Monday, July 4th, 2011 Leave a comment Go to comments

afelion

Senin 4 Juli, Bumi berada pada jarak paling jauh dari matahari, 152.102.196 kilometer. Akibatnya, matahari akan tampak 3 persen lebih kecil dari biasanya–perbedaan yang tidak tampak dengan mata telanjang. Akan tetapi, posisi Bumi yang menjauhi matahari tidak memengaruhi cuaca Bumi.Johannes Brahms GermanJarak Bumi terhadap matahari selalu berubah karena orbit Bumi tidak lingkaran sempurna, melainkan berbentuk elips. Fenomena ini pertama kali dijelaskan secara detail dengan perhitungan matematika oleh astronom German Johannes Kepler pada abad ke-17. Bentuk elips memungkinkan Bumi berada pada posisi paling dekat dengan matahari (perihelion) dan posisi paling jauh (afelion).

Meskipun Bumi berada pada posisi lebih jauh dari matahari, belahan Bumi bagian utara tetap merasakan musim panas. Hal tersebut disebabkan oleh kemiringan Bumi yang memengaruhi musim. Saat ini, sumbu utara-selatan Bumi berada pada kemiringan 23,4 derajat.

afelion and perihelion

Kebetulan, Kutub Utara tengah menghadap matahari saat Bumi berada pada posisi afelion. Artinya, siang akan lebih panjang daripada malam pada Bumi belahan utara.

Sumber: National Geographic

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave your comment here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: