Home > Tips and Tricks > Tetap Berpuasa Walaupun Sakit Mag

Tetap Berpuasa Walaupun Sakit Mag

Sunday, July 31st, 2011 Leave a comment Go to comments

Maag

Umat Muslim yang menderita sakit mag atau gastritis tak mau ketinggalan menjalankan ibadah puasa. Tapi, ada rasa was-was juga, “Mampukah berpuasa?” Membiarkan lambung kosong selama 4 jam saja produksi asam lambung sudah meningkat dan membuat kumat sakit maag, apalagi ini harus berpuasa selama ± 12  jam.

Sakit mag timbul akibat peradangan pada permukaan lambung dan meningkatkan asam lambung. Gejala yang dirasakan bervariasi. Mulai dari keluhan yang tidak begitu jelas seperti: rasa penuh di perut, nyeri di daerah ulu hati, tidak nafsu makan, bersendawa, mual dan muntah, sampai kolik alias nyeri yang tidak tertahankan, bahkan ada yang mengeluarkan darah hingga harus dirawat di rumah sakit.

Sebelum memutuskan untuk menjalani puasa penderita sakit mag sebaiknya mengenali dulu apakah penyakit yang dideritanya tergolong ringan atau berat.

Seseorang dinyatakan menderita penyakit mag ringan bila:

  • Sakit magnya muncul sesekali saja.
  • Bisa segera diatasi setelah perut diisi makanan atau dengan obat pereda asam lambung.
  • Hanya muncul bila makan makanan tertentu, makan terlalu cepat, terlalu banyak makan saat terlalu lelah, akibat sampingan obat, atau sedang mengalami depresi.

Sedangkan sakit mag berat dan kronis (menahun), bila:

  • Sering kambuh dan sudah berlangsung lama.
  • Tidak mudah teratasi dan memerlukan pengobatan yang cukup lama.
  • Baru keluar dari rumah sakit untuk pengobatan.

Bila Anda tergolong penderita sakit mag ringan, boleh-boleh saja berpuasa. Malah mungkin penyakit magnya akan sembuh karena waktu makan menjadi teratur. Namun, bila Anda baru saja sembuh, lebih baik puasanya ditunda 1 – 2 hari sejak tidak minum obat lagi agar lapisan permukaan lambung benar-benar sehat. Jika mengabaikan hal ini, bisa-bisa penyakit mag Anda semakin parah karena salah satu cara mengobati sakit mag adalah menjaga agar produksi asam lambung tak meningkat.

Sementara bagi penderita sakit mag yang cukup berat atau kronis, sebaiknya minta nasihat dokter terlebih dahulu sebelum mulai berpuasa.

Tips sukses berpuasa bagi penderita sakit mag:

  • Selektif dalam memilih makanan untuk sahur dan buka puasa terutama bila penyakit mag Anda kumat karena mengonsumsi jenis makanan tertentu seperti cabai, bumbu-bumbu yang merangsang, makanan yang bersifat asam, minuman bersoda, kopi, atau teh.
  • Saat makan, kunyahlah makanan dengan seksama. Jangan terburu-buru.
  • Sebelum imsak, minumlah segelas susu.
  • Saat buka puasa, awali dengan minum secangkir teh manis atau sirup. Minum dengan perlahan.
  • Setelahnya bisa dilanjutkan dengan mengomsumsi makanan khas pembuka seperti kolak, bubur kacang hijau, jenang putri, dan sebagainya.
  • Lanjutkan dengan makanan utama, nasi dan lauk pauk, 2 jam kemudian dengan porsi yang tidak berlebihan.
  • Sebelum tidur, makanlah buah segar yang tidak berkalori tinggi seperti apel, pepaya, semangka, atau jeruk.

Selamat menunaikan ibadah puasa.

Sumber: Intisari

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave your comment here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: