Home > Lounge > Arti Kode Error Pada Browser

Arti Kode Error Pada Browser

Monday, August 1st, 2011 Leave a comment Go to comments

Error 404

Mungkin Anda pernah mengalami saat-saat dimana anda mengklik sebuah link atau mengetikkan URL pada browser lalu yang muncul bukannya website yang dituju melainkan sebuah halaman yang bertuliskan “error 404 page not found”.

Selain kode error 404 tersebut, terdapat pula informasi error yang terjadi dengan menggunakan kode-kode lainnya. Berikut adalah beberapa kode error yang dapat kita jumpai beserta sedikit penjelasan singkat tentang arti dari kode error tersebut.

  • 100 = Continue
  • 101 = Switching Protocols
  • 201 = Created
  • 202 = Accepted
  • 203 = Non-Authoritative Information
  • 204 = No Content
  • 205 = Reset Content
  • 206 = Partial Content
  • 300 = Multiple Choices
  • 301 = Moved Permanently
  • 302 = Found
  • 303 = See Other
  • 304 = Not Modified
  • 305 = Use Proxy
  • 307 = Temporary Redirect
  • 400 = Bad Request
  • 401 = Unauthorized
  • 403 = Forbidden
  • 404 = Not Found
  • 405 = Method Not Allowed
  • 406 = Not Acceptable
  • 407 = Proxy Authentication Required
  • 408 = Request Timeout
  • 409 = Conflict
  • 410 = Gone
  • 411 = Length Required
  • 412 = Precondition Failed
  • 413 = Request Entity Too Large
  • 414 = Request-URI Too Long
  • 415 = Unsupported Media Type
  • 416 = Requested Range Not Satisfiable
  • 417 = Expectation Failed
  • 500 = Internal Server Error
  • 501 = Not Implemented
  • 502 = Bad Gateway
  • 503 = Service Unavailable
  • 504 = Gateway Timeout
  • 505 = HTTP Version Not Supported

Pesan error ini sebenarnya disampaikan oleh server situs yang ditampilkan pada browser Anda. Sebenarnya kode-kode itu bukan hanya pesan error, karena sebagian adalah perintah pada browser maupun crawler search engine. Misalnya kode 301, biasanya digunakan untuk memindahkan secara permanen suatu halaman situs dari URL lama ke URL baru.

Pengetahuan ini tidak hanya berguna bagi webmaster maupun blogger, tapi juga bagus diketahui oleh pengguna internet umumnya. Penjelasan lebih detil untuk beberapa kode error yang sering ditemui seperti dibawah ini:

  • Error 400 = Error ini disebabkan karena kesalahan syntak
  • Error 401 = Error ini disebabkan karena file yang anda request memerlukan authentication
  • Error 403 = Error ini disebabkan karena permission file yang anda request tidak dapat dibaca
  • Error 404 = Error ini disebabkan karena file yang anda request tidak ditemukan
  • Error 500 = Error jika terjadi masalah dengan server. Error 500 sebagian besar disebabkan oleh kesalahan penulisan pada file .htaccess

Sumber: Gangsadar

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave your comment here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: